Bekerja di luar negeri adalah impian banyak orang. Selain pengalaman yang lebih luas, gaji dan kesempatan berkembang juga lebih besar. Namun, untuk bisa mendapatkan pekerjaan di luar negeri, kamu harus melewati proses seleksi yang ketat, salah satunya adalah membuat CV yang menarik. Cara buat CV yang sesuai dengan standar internasional bisa meningkatkan peluang untuk dilirik oleh perusahaan global. Dengan menggunakan bantuan teknologi seperti yang ada di CV Builder by Kinobi, kini membuat CV profesional bisa lebih mudah dan cepat.
Pahami Standar CV di Negara Tujuan
Setiap negara memiliki standar CV yang berbeda-beda. Di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Kanada, CV sering disebut sebagai resume dan lebih ringkas, biasanya hanya satu halaman. Sementara di Eropa dan Australia, CV bisa lebih panjang dan mencantumkan lebih banyak detail mengenai pengalaman serta keahlian.
Kamu juga perlu memperhatikan format dan struktur yang berlaku. Beberapa negara tidak mewajibkan foto di CV, sementara lainnya justru menganggap foto sebagai hal yang penting. Menyesuaikan CV dengan standar negara tujuan adalah langkah awal agar lamaranmu tidak langsung ditolak oleh sistem seleksi otomatis atau HRD.
Selain itu, penting untuk memastikan bahwa bahasa yang digunakan dalam CV sesuai dengan negara tujuan. Jika kamu melamar ke perusahaan di negara berbahasa Inggris, maka gunakan bahasa Inggris yang profesional dan jelas. Kesalahan kecil dalam tata bahasa bisa menjadi penghalang besar dalam seleksi. Jika perlu, mintalah bantuan proofreader atau gunakan alat bantu pengecekan grammar.
Gunakan Format dan Struktur yang Profesional
Format CV yang profesional akan membuat informasi di dalamnya lebih mudah dibaca. Biasanya, CV terdiri dari beberapa bagian utama seperti informasi pribadi, ringkasan profesional, pengalaman kerja, pendidikan, serta keterampilan yang relevan.
Bagian ringkasan profesional berisi gambaran singkat tentang dirimu, pengalaman, dan keterampilan utama yang dimiliki. Ini harus menarik perhatian dalam beberapa kalimat pertama karena banyak HRD hanya melihat CV selama beberapa detik sebelum memutuskan apakah akan melanjutkan membaca atau tidak.
Kemudian, pastikan pengalaman kerja ditulis secara kronologis terbalik, yaitu dari yang terbaru ke yang lama. Gunakan poin-poin yang jelas untuk menjelaskan tanggung jawab dan pencapaian di setiap pekerjaan sebelumnya. Hal ini membantu perekrut untuk memahami kontribusimu secara konkret. Jika kamu memiliki pengalaman kerja internasional atau pernah bekerja di perusahaan multinasional, pastikan untuk menyoroti hal ini.
Sesuaikan CV dengan Pekerjaan yang Dilamar
Salah satu kesalahan umum dalam membuat CV adalah mengirimkan dokumen yang sama ke berbagai perusahaan. Padahal, CV yang disesuaikan dengan deskripsi pekerjaan akan memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi.
Cara buat CV yang efektif adalah dengan menyesuaikan setiap bagian dengan posisi yang kamu lamar. Gunakan kata kunci yang ada di deskripsi pekerjaan agar CV lebih mudah lolos dalam sistem ATS (Applicant Tracking System). Sistem ini sering digunakan oleh perusahaan besar untuk menyaring kandidat sebelum diteruskan ke HRD. Jika masih ragu, klik di sini untuk tau bagaimana CV ATS yang sesuai standar.
Selain itu, tonjolkan keterampilan dan pengalaman yang paling relevan. Jika kamu melamar pekerjaan di bidang IT, misalnya, pastikan keterampilan teknis seperti pemrograman atau manajemen database tertulis dengan jelas. Jangan terlalu banyak mencantumkan informasi yang tidak relevan karena bisa membuat CV terkesan tidak fokus.
Baca Juga: 6 Tips dan Contoh CV Mahasiswa untuk Magang dan Lamar Kerja
Gunakan Desain yang Bersih dan Mudah Dibaca
Selain isi CV, desain juga berperan penting dalam menarik perhatian perekrut. Hindari penggunaan font yang sulit dibaca atau warna yang terlalu mencolok. CV yang bersih, rapi, dan profesional lebih disukai oleh perusahaan.
Gunakan font standar seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman dengan ukuran yang tidak terlalu kecil. Pastikan ada cukup ruang antar paragraf agar teks tidak terlihat terlalu padat. Jika memungkinkan, gunakan template yang sudah teruji efektivitasnya untuk memastikan struktur CV tetap menarik tanpa berlebihan.
Jika kamu kesulitan dalam menyusun desain yang menarik, ada banyak platform AI yang bisa membantumu membuat CV yang lebih profesional dengan mudah dan cepat. Dengan teknologi ini, kamu bisa mendapatkan CV yang menarik secara visual tanpa harus memiliki keahlian desain.
Tambahkan Portofolio atau Sertifikasi Pendukung
Bagi beberapa bidang pekerjaan, seperti desain grafis, pengembangan perangkat lunak, atau pemasaran digital, portofolio adalah elemen penting yang bisa meningkatkan peluang diterima. Pastikan kamu mencantumkan tautan ke portofolio online atau menyertakan sampel pekerjaan yang relevan.
Sertifikasi juga bisa menjadi nilai tambah. Jika kamu memiliki sertifikasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar, cantumkan dalam CV. Ini menunjukkan bahwa kamu memiliki keahlian yang telah diakui secara profesional dan bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Selain itu, jika kamu pernah mengikuti pelatihan atau kursus yang relevan, jangan ragu untuk menambahkannya ke dalam CV. Semakin banyak bukti kompetensi yang bisa kamu tunjukkan, semakin besar peluang untuk diterima di perusahaan luar negeri.
Hal yang Harus Dipersiapkan agar Sukses Bekerja di Luar Negeri
Selain memiliki CV yang baik, ada beberapa hal lain yang perlu kamu persiapkan sebelum bekerja di luar negeri. Salah satunya adalah memahami budaya kerja di negara tujuan. Setiap negara memiliki etika kerja yang berbeda, dan memahami ini akan membantumu beradaptasi lebih cepat.
Kamu juga perlu memastikan dokumen pendukung seperti visa kerja, izin tinggal, dan kontrak kerja sudah lengkap sebelum berangkat. Persyaratan ini berbeda-beda tergantung negara tujuan, jadi lakukan riset terlebih dahulu agar tidak mengalami masalah administratif.
Jangan lupa untuk membangun jaringan profesional. Bergabung dengan komunitas pekerja Indonesia di luar negeri atau menggunakan platform seperti LinkedIn bisa membantumu mendapatkan wawasan lebih dalam tentang industri dan budaya kerja di negara tujuan. Relasi yang kuat juga bisa membantumu mendapatkan peluang karier yang lebih baik di masa depan.
Selain itu, persiapkan juga kemampuan berbahasa asing jika diperlukan. Jika negara tujuan menggunakan bahasa selain Inggris, seperti Jepang, Jerman, atau Prancis, akan sangat membantu jika kamu memiliki pemahaman dasar bahasa tersebut. Ini bisa menjadi nilai tambah saat wawancara kerja dan dalam kehidupan sehari-hari.
Buat CV Profesional dengan Mudah
Jika kamu ingin cara buat CV yang cepat, profesional, dan sesuai dengan standar internasional, gunakan platform AI yang sudah dirancang khusus untuk membantu pencari kerja. Dengan teknologi ini, kamu tidak perlu repot mengatur format atau mencari kata kunci yang tepat, karena semuanya sudah dioptimalkan secara otomatis.
Kamu bisa mulai membuat CV online gratis di CV Builder by Kinobi dan langsung mendapatkan CV yang siap digunakan untuk melamar kerja di luar negeri. Jangan biarkan kesempatan berlalu hanya karena CV yang kurang menarik. Mulai sekarang dan tingkatkan peluang kariermu di kancah internasional!